Showing: 1 - 10 of 13 RESULTS

Satu Hari di Sunday Bazaar

Sunday Bazaar selalu menarik perhatian saya. Pasar loak raksasa ini selalu menyenangkan untuk dijelajahi. Perjalanan belanja saya pada hari Minggu lalu, ternyata membawa pada petualangan baru. Hari itu, saya bertemu dengan seseorang yang istimewa. Seorang Hazara yang membawa dagangannya dari negeri para Mullah. Negeri yang dengan mendengar namanya saja telah membuat kita bergidik: Afganistan.

Pagi Tak Lagi Sama di Pakistan

Awalnya saya pikir, hari itu adalah hari yang biasa dan diisi dengan berbagai kegiatan rutin. Namun saya belum tahu, betapa beruntungnya saya dapat menjemput Shirin dalam keadaan ceria siang itu. Karena di ujung utara Pakistan, di tanah yang sedang sama-sama kami pijak, ratusan orang tua murid lain sedang menangisi kepergian anak-anak mereka.

Dua Minggu Tanpa Shampoo

Eksperimen untuk hidup tanpa shampoo sudah berjalan selama 2 minggu, yang terasa sangaaat panjang. Mungkin ini percobaan yang terlihat aneh, buat apa sih repot-repot ngga pake shampoo? Kan hidup sudah difasilitasi dengan berbagai kemudahan, termasuk untuk membersihkan rambut. Tinggal beli di supermarket dengan harga yang terjangkau, pakai shampoo, lalu rambut bersih, indah dan wangi. Ya, seandainya memang sesederhana itu, tentu hingga hari ini saya masih tetap memakai shampoo. Tapi masalahnya, memakai shampoo tidak seindah seperti yang ada di iklan.

Pohon Ketapang Dubes Lutfi Rauf

“Dulu disitu ada pohon Ketapang tapi udah mati, 80 tahun (usia) pohon itu” ujar Duta Besar RI untuk Kerajaan Thailand, M. Lutfi Rauf, sambil menunjuk ke arah sebuah lokasi pohon yang terletak di halaman belakang yang luas dari Wisma Indonesia yang berlokasi di pusat kota Bangkok. “Tapi sekarang pohon mati bisa hidup lagi Pak Konjen,” selorohnya sambil tersenyum kecil kepada Konjen RI di Karachi dan saya.

Perkenalan dengan Karachi

Bom, pembunuhan berencana, penculikan, penembakan dan hal-hal jelek berkecamuk di kepala saya saat saya menerima keputusan penugasan yang di Kementerian Luar Negeri, yang kami kenal dengan ‘slip merah’. Sama sekali sulit untuk memikirkan hal-hal baik tentang Karachi. Kota yang saat itu akan saya tuju untuk menjalani penugasan pertama sebagai diplomat.

Blusukan ke Pedesaan Inggris

Kunjungan-kunjungan pemimpin kita ini mengingatkan saya ketika “blusukan” ke sebuah desa bernama Saltaire, yang terletak di West Yorkshire, sekitar Inggris bagian tengah. Jika pedesaan di Indonesia identik dengan ketertinggalan, kemiskinan dan kekumuhan. Namun di Inggris justru hal sebaliknya yang terjadi, pedesaan justru menjadi panutan prinsip-prinsip tata kota yang menginspirasi kota-kota besar lain di Inggris, bahkan di seluruh dunia.